Menuju Jakarta Kota Global: Menata Air, Memuliakan Warga
Jakarta Kota Global | Sebuah Refleksi atas Krisis Ekologi dan Kemanusiaan di Jakarta
KHIDMAT UNTUK JAKARTA
MENGUTAMAKAN KEMASLAHATAN UMAT & KEADILAN EKOLOGI
Banjir bukan sekadar masalah debit air, melainkan ujian bagi kemanusiaan kita. Di tengah ambisi Jakarta menjadi Kota Global, kita harus memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal atau terabaikan. Melalui kolaborasi dan kebijakan yang berpihak pada rakyat, kita wujudkan Jakarta yang tangguh dan bermartabat bagi seluruh lapisan masyarakat
Ego Sektoral
Penanganan banjir sering terhambat oleh batas administratif. Jakarta perlu sinkronisasi kebijakan yang padu antara Pusat dan wilayah penyangga untuk solusi hulu hingga hilir
Krisis RTH
Jakarta kehilangan ‘spons’ alami akibat alih fungsi lahan. Pemulihan Ruang Terbuka Hijau adalah syarat mutlak agar air kembali terserap ke bumi, bukan ke pemukiman warga
Dakwah Lingkungan
Melalui Fiqih Al-Bi’ah, PWNU mengajak umat menyadari bahwa menjaga kebersihan sungai adalah bagian dari iman. Kesadaran kolektif adalah benteng pertahanan pertama bencana
KITA MAMPU MEMBAWA PERUBAHAN
IKHTIAR BERSAMA UNTUK KOTA YANG LEBIH BAIK
parameter "Jakarta Kota Global" yang manusiawi:
Profil Penulis
H. Abdul Aziz, SE praktisi ekonomi dan aktivis sosial yang berkhidmat di PWNU Jakarta. Berkomitmen mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kemaslahatan umat dan keadilan lingkungan di Jakarta.
KOMITMEN KITA
REFLEKSI UNTUK MASA DEPAN JAKARTA.
Status ‘Kota Global’ tidak boleh hanya menjadi polesan estetika. Parameter keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika warga yang paling rentan merasa aman dari bencana
SAATNYA BERBENAH
Menghadapi tantangan Jakarta sebagai Kota Global memerlukan keberanian untuk mengevaluasi kegagalan masa lalu. Kita tidak bisa terus menggunakan cara lama untuk masalah yang terus berulang. Dibutuhkan sinergi antara kebijakan teknokratis dan kearifan lokal untuk menciptakan Jakarta yang benar-benar tangguh

KHIDMAT UNTUK UMAT
H. Abdul Aziz, SE adalah kader PWNU Jakarta yang berdedikasi dalam mengawal isu-isu sosial dan ekonomi perkotaan. Dengan latar belakang pendidikan ekonomi dan pengalaman organisasi, beliau aktif mendorong kebijakan publik yang inklusif, adil, dan berwawasan lingkungan demi kemaslahatan warga Jakarta
